Projects

Hotel Apurva Kempinski - Bali

2023

w3836h2358x4y3 cdb69992
Hotel Rancamaya - Bogor

2023

foto 4 r hotel rancamaya adf83eaccb
Hotel Dialog - Banyuwangi

2023

20180808 114111
Masjid Unair Kampus C - Surabaya

2023

481118360 1064477175711357 4719395119884503330 n
Masjid Islamic Center - Mataram

2023

mataram 1645544468
Masjid Namira - Lamongan

2023

1000538082 67cdab8cc925c4229c242ad2
Masjid Unair Kampus C

2023

481118360 1064477175711357 4719395119884503330 n
Masjid Al Akbar Surabaya

2023

masjid al akbar surabaya 2 169
Project Name Here

2023

foto 4 r hotel rancamaya adf83eaccb
Project Name Here

2023

w3836h2358x4y3 cdb69992
Project Name Here

2023

ao8rs2wjysx4rqs7q0fojnnykfqraamfz9cll4ym 2
Project Name Here

2023

202409241037 main.cropped 1727149070
Pasar Taman Rawa Indah - Bontang

2023

65912050636a74688abc0537881364c5 22082606482633172
RS Muhamadiyah - Ponorogo

2023

rsu muhammadiyah ponorogo
LomboK International Airport - Lombok

2023

202409241037 main.cropped 1727149070
UINSA - Surabaya

2023

ao8rs2wjysx4rqs7q0fojnnykfqraamfz9cll4ym 2
FAQ

Punya Pertanyaan? Kami Siap Membantu!

Apa itu GRC?

GRC merupakan singkatan dari Glassfiber Reinforced Cement/Concrete. Material ini adalah material komposit yang terbuat dari semen Portland yang dikombinasikan dengan serat kaca tahan alkali yang terdistribusi secara acak di dalam matriks pasir dan semen. Serat kaca tersebut berfungsi serupa dengan tulangan baja pada beton bertulang, terutama ditempatkan pada area yang menerima gaya tarik. Dengan adanya serat kaca yang memberikan kekuatan lentur, tarik, dan daya dukung beban, panel arsitektural berbahan GRC menjadi kuat, tahan lama, serta memiliki bobot yang ringan.

Panel GRC banyak digunakan sebagai material fasad eksterior pada pembangunan maupun renovasi berbagai jenis bangunan komersial dan institusional.
GRC tersedia dalam berbagai bentuk aplikasi, seperti panel dinding, panel jendela, spandrel, mullion, dan pelapis kolom, serta dapat digunakan untuk fascia, soffit, parapet, sun screen, atap mansard, hingga panel dekoratif interior.
Setiap panel dirancang secara khusus sesuai dengan kebutuhan aplikasi tertentu, dengan dimensi maksimum yang dapat disesuaikan baik secara vertikal maupun horizontal. Panel GRC dapat diproduksi hingga ukuran 10 m² atau bahkan lebih besar, sehingga mampu mengurangi biaya produksi, transportasi, dan instalasi.

Panel diproduksi melalui proses hand-spraying, yaitu penyemprotan campuran agregat semen dan pasir yang dikombinasikan dengan serat kaca cincang ke dalam cetakan sesuai ukuran dan bentuk yang diinginkan.
Lapisan permukaan yang terdiri dari campuran slurry semen dan pasir, serta bahan aditif terpilih, disemprotkan terlebih dahulu ke dalam cetakan untuk menghasilkan tampilan akhir yang diinginkan sekaligus melindungi serat kaca pada bagian permukaan.
Selanjutnya, beberapa lapisan pendukung berupa pasta beton dan serat kaca diaplikasikan secara bertahap, dengan ketebalan setiap lapisan minimal 0,5 cm. Setiap lapisan dipadatkan menggunakan kuas atau hand roller guna memastikan penyatuan antar lapisan secara optimal.
Rangka baja ringan yang telah dilas sebagai sistem tulangan dan rangka penopang kemudian diposisikan pada panel cetakan yang telah selesai, serta dihubungkan ke bagian belakang lapisan semen menggunakan angkur fleksibel berbentuk L.

Rangka tulangan baja ringan berfungsi untuk menambah kekakuan dan kekuatan struktural pada lapisan dinding beton yang tipis, sehingga memungkinkan panel berukuran besar untuk difabrikasi, dibentuk, serta diangkut ke lokasi proyek tanpa mengalami kerusakan.
Angkur fleksibel tidak menembus lapisan GRC pada setiap titik, melainkan memungkinkan lapisan GRC bergerak secara independen dari rangka baja. Hal ini bertujuan untuk mengurangi tegangan internal yang dapat terjadi akibat perbedaan pemuaian dan penyusutan antara lapisan beton dan rangka baja.
Pada tahap pemasangan di lokasi proyek, rangka berfungsi sebagai titik sambungan untuk proses pengelasan atau penyambungan panel ke struktur bangunan. Sistem ini juga umum diterapkan pada permukaan dinding interior, seperti dinding drywall, sekaligus menyediakan ruang untuk pemasangan insulasi, jalur kelistrikan, saluran mekanikal, serta jalur komunikasi.

GRC merupakan material berbasis semen yang memiliki tingkat elastisitas dan kepadatan lebih tinggi dibandingkan beton pracetak. Perbandingan komposisi semen dan pasir pada GRC adalah 1:1, sedangkan pada beton pracetak umumnya sebesar 1:6. Penambahan serat kaca memberikan kekuatan lentur yang signifikan pada lapisan tipis GRC, sehingga menghasilkan daya dukung beban yang lebih tinggi serta tingkat permeabilitas terhadap air dan udara yang lebih rendah dibandingkan beton pracetak.
GRC digunakan sebagai curtain wall (elemen non-struktural) atau pelapis eksterior, di mana panel berfungsi sebagai elemen penutup bangunan dan bukan sebagai penopang struktur. Untuk aplikasi yang membutuhkan dukungan struktural penahan beban, panel beton pracetak merupakan pilihan yang lebih sesuai.

Selama proses pemasangan, panel GRC dapat terpapar berbagai kondisi seperti bekas penanganan (dari tangan maupun cetakan), kotoran dan lumpur akibat proses transportasi serta penyimpanan di lokasi proyek, asap pengelasan saat instalasi, hingga pengaruh cuaca yang kurang mendukung.
Selain itu, proses hidrasi alami pada matriks semen dapat menimbulkan efloresensi, yang terlihat berupa noda, garis, atau endapan pada permukaan panel. Penyerapan air oleh panel juga dapat terjadi secara tidak merata pada seluruh area permukaan.
Setelah bangunan tertutup sepenuhnya serta panel GRC dibersihkan dan dikeringkan dengan baik, tampilan panel akan menjadi lebih seragam dan merata.

Campuran semen dan pasir pada panel GRC yang didukung rangka pipa baja umumnya memiliki berat sekitar 5–8 kg/m² dengan ketebalan kulit panel ±1,5 cm. Seiring dengan bertambahnya ketebalan dan luas panel, berat panel juga akan meningkat. Berat tersebut belum termasuk beban material rangka pipa baja yang digunakan sebagai struktur pendukung.
Sebagai perbandingan, panel beton pracetak dengan ketebalan yang sama, yaitu 1,5 cm, memiliki berat sekitar 30–35 kg/m². Perbedaan ini disebabkan oleh komposisi material beton pracetak yang menggunakan agregat kasar (batu) serta tulangan baja yang tertanam di dalamnya.

GRC memiliki berbagai keunggulan. Pada bangunan bertingkat dengan struktur baja, penggunaan panel GRC dapat secara signifikan mengurangi kebutuhan baja pada struktur bangunan. Sebagai contoh, pada sebuah gedung setinggi 100.000 kaki persegi, penggunaan panel GRC dapat mengurangi berat bangunan lebih dari 3.000 ton, sehingga ukuran, berat, dan biaya pondasi, tapak pondasi, balok, serta kolom bangunan dapat ditekan secara signifikan.
Panel GRC juga sangat ideal untuk proyek renovasi atau recladding bangunan eksisting karena memberikan tambahan beban yang minimal terhadap struktur dan pondasi yang sudah ada. Dalam banyak kasus, panel GRC bahkan dapat dipasang langsung di atas pelapis bangunan lama dengan dampak yang sangat kecil terhadap struktur bangunan.

Panel GRC umumnya ditawarkan dengan skema harga berdasarkan biaya per meter persegi (Rp … /m²), atau dengan sistem FOB Job Site (hanya mencakup material), maupun sebagai biaya Installed yang mencakup material dan pemasangan.
Biaya material panel GRC dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain skala proyek, tingkat kompleksitas panel, serta tingkat pengulangan bentuk profil (misalnya penggunaan ulang cetakan untuk bentuk yang sama).
Biaya pemasangan panel GRC bervariasi tergantung pada ukuran panel, tingkat aksesibilitas untuk pembuatan titik sambungan, kemudahan akses ke lokasi proyek, serta ketersediaan dan jenis crane yang digunakan.

Siap Mulai Proyek Anda?

Wujudkan Proyek GRC Anda Bersama Artikon ​

Scroll to Top